Pengaruh Pendekatan Structured Learning Approach (SLA) Terhadap Pemahaman Konsep IPAS Kelas IV
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Structured Learning Approach (SLA) terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental berupa posttest-only control group design. Subjek penelitian berjumlah 38 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan SLA terhadap pemahaman konsep peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (83,79) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (71,37). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang terstruktur, sistematis, dan berbasis aktivitas mampu meningkatkan pemahaman konsep secara lebih optimal. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat teori konstruktivisme dan taksonomi kognitif Anderson dan Krathwohl. Secara praktis, pendekatan SLA dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Keywords
Structured Learning Approach; pemahaman konsep; IPAS; pembelajaran terstruktur; sekolah dasarReferensi
- Ali, M. M., et al. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif dan penerapannya dalam penelitian. Education Journal, 2(2), 1–6.
- Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
- Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2021). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives (Updated ed.). Pearson.
- Ardyanti, N. K., Hitipeuw, I., & Ramli, M. (2023). The effectiveness of structured learning approach on students’ engagement and learning outcomes. Jurnal Pendidikan, 8(1), 45–53.
- Atikho, R., Ramli, M., & Wahyuni, S. (2023). Structured instructional strategies in improving student learning performance. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 112–120.
- Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.
- Bruner, J. S. (1960). The process of education. Harvard University Press.
- Budiyono. (2016). Statistika untuk penelitian. UNS Press.
- D I Sdit, Bina Anak, & Bangsa Kota. (2023). Pengaruh pembelajaran terintegrasi terhadap kemampuan membaca dan pemahaman materi keagamaan siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 33–41.
- Fahira, A., Setiyowati, D., & Hambali, H. (2025). Implementation of structured learning approach in improving students’ skills. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 21–30.
- Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.
- Ifrianti, S. (2019). Kompetensi guru dalam merancang pembelajaran efektif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 89–98.
- Murtadlo, A., & Aqib, Z. (2022). Strategi pembelajaran inovatif. Yrama Widya.
- Netriwati, & Aini, R. (n.d.). Validitas dan reliabilitas instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan.
- Nuryadi, Astuti, T. D., Utami, E. S., & Budiantara, M. (2017). Dasar-dasar statistik penelitian. Sibuku Media.
- OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
- Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. Orion Press.
- Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education, 93(3), 223–231.
- Sari, R. (2022). Analisis kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran sains. Jurnal Pendidikan Sains, 6(1), 15–23.
- Sari, D., Jannati, E., & Marianti, A. (2024). The effect of active learning strategies on student achievement. Jurnal Pendidikan, 9(1), 55–63.
- Sianturi, R. (2022). Uji normalitas dan homogenitas dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Statistika Pendidikan, 3(2), 45–52.
- Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Allyn & Bacon.
- Subhaktiyasa, I. K. (2024). Teknik sampling dalam penelitian pendidikan. Jurnal Metodologi Penelitian, 2(1), 10–18.
- Viqri, M., et al. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 101–110.
- Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
- Winata, A. (2016). Efektivitas model direct instruction dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 5(2), 67–75.
- Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 17(2), 89–100.