Paedagogie

Artikel

Efektivitas Penggunaan Model Cooperative Script Berbantuan  Flash card Terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas III

Lisa Rosdayanti , Chairul Amriyah , Yuli Yanti

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Cooperative Script berbantuan media flashcard terhadap kemampuan berbicara peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental design dan desain posttest-only control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan menggunakan teknik sampling jenuh, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berbicara yang disusun berdasarkan indikator kelancaran, pengucapan, kosa kata, tata bahasa, dan pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji statistik t-test dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berbicara peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan nilai effect size pada kategori sedang hingga tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Cooperative Script berbantuan flashcard efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa integrasi model pembelajaran kooperatif dengan media visual dapat menjadi strategi yang efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Keywords

Cooperative Script; Flashcard; Kemampuan Berbicara; Pembelajaran Kooperatif; Sekolah Dasar

Referensi

  1. Ali, M. M., et al. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif dan penerapannya dalam penelitian. Education Journal, 2(2), 1–6.
  2. Anggraini, F. D. P., et al. (2022). Pembelajaran statistika menggunakan software SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491–6504. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3206
  3. Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
  4. Astuti, R., & Suryani, E. (2022). The effect of Cooperative Script learning model assisted by flashcard image media on students’ understanding of science concepts. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 128–139. https://doi.org/10.29407/jpdn.v8i1.18124
  5. Budiyono. (2016). Statistika untuk penelitian. UNS Press.
  6. Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
  7. Dhin, I., Samsudin, A., & Yuliani, W. (2023). Validitas dan reliabilitas angket minat belajar. FOKUS, 6(1), 42–46.
  8. Febriansyah, et al. (2024). Efektivitas metode Cooperative Script dalam meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia siswa kelas V SD. Jurnal Basicedu, 8(6), 4964–4972. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i6.9312
  9. Feyisa, M. (2022). Sampling techniques involving human subjects. International Journal of Academic Research in Education, 8(1), 74–83. https://doi.org/10.17985/ijare.1225214
  10. Handayani, L. (2022). Peningkatan motivasi dan hasil belajar melalui metode cooperative script. Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 6(2), 129–140.
  11. Hidayati, N. A., Hariadi, T., Praheto, B. E., Kusnita, S., & Darmuki, A. (2023). The effect of cooperative learning model with think pair share type on speaking skill. International Journal of Instruction, 16(3), 935–950.
  12. Kurniasih, I., & Sani, B. (2016). Ragam pengembangan model pembelajaran. Kata Pena.
  13. Levene, H. (1960). Robust tests for equality of variances. In I. Olkin et al. (Eds.), Contributions to probability and statistics: Essays in honor of Harold Hotelling (pp. 278–292). Stanford University Press.
  14. Mulisa, F. (2022). Sampling techniques involving human subjects. IJARE, 8(1), 74–83.
  15. Nuryadi, et al. (2017). Dasar-dasar statistik penelitian. Si Buku Media.
  16. Puspita, H., & Puspita, W. (2022). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Jurnal Kesehatan, 13(1), 65.
  17. Ramdhani, I. S. (2022). Benefits of flashcard media in speaking skills. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 14(2), 147.
  18. Rohana, S., & Intiana, H. (2023). Kemampuan berbicara siswa kelas V SD. Jurnal Educatio, 9(4), 2164–2170.
  19. Sahetapy, M. A., et al. (2023). Pengembangan media flashcard digital untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Jurnal Wahana Pendidikan, 9(19), 926–935.
  20. Syafputri, R. (2022). Peningkatan keterampilan berbicara dengan model cooperative script. Jurnal Pendas, 7(1).
  21. Tarmini, W., & Anjelina, N. (2022). Keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7327–7333.
  22. Wahyuni, S. (2020). Penerapan media flashcard untuk meningkatkan hasil belajar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(1), 9–16.
  23. Syahroni, A. I., Suryati, N., & Karmina, S. (2026). The use of flashcards to promote speaking fluency. Acuity Journal, 11(1).
  24. Rosyidi, A. Z., & Paris, A. S. (2022). The effectiveness of using word cards in learning vocabulary. Journal of Languages and Language Teaching, 10(2), 54–60.
  25. Sina, I. (2024). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif. Widina Media Utama.
  26. Amelia, R., et al. (2023). Vocabulary mastery on descriptive texts. Journal of Education, 5(3), 163–175.
  27. Adetya, S., & Yuliana, Y. V. (2025). Validity and reliability testing of measurement tools. Journal of Education Research, 5(2), 317–324.
  28. Sianturi, R. (2022). Uji homogenitas sebagai syarat pengujian analisis. Jurnal Pendidikan, 8(1), 386–397.
  29. Bagaskara, S., et al. (2025). Statistik untuk psikologi dan ilmu sosial.