Paedagogie

Artikel

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Media Video Interaktif dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Kelas V SDN 2 Bedingin

Kintan Agustina , Anna Mariyani , Fulusia Nurmawati

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media video interaktif dengan model Problem Based Learning (PBL), meningkatkan aktivitas belajar, serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi bangun datar di kelas V SDN 2 Bedingin. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain siklik yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan guru, tes untuk mengetahui hasil belajar siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan aktivitas siswa, serta secara kuantitatif untuk menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 35% pada pra-siklus menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari kategori cukup aktif menjadi aktif hingga sangat aktif. Penerapan media video interaktif dengan model PBL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada siswa sehingga membantu siswa memahami konsep bangun datar secara lebih konkret dan bermakna. Simpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan media video interaktif yang dipadukan dengan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Strategi pembelajaran ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya pada materi yang bersifat abstrak.

Keywords

Video Interaktif; Problem-Based Learning; Hasil Belajar; Aktivitas Belajar; Matematika SD

Referensi

  1. Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
  2. Bishop, A. J. (2021). Mathematical learning in primary schools: A cultural perspective. Educational Studies in Mathematics, 108(2), 123–138. https://doi.org/10.1007/s10649-021-10021-4
  3. Branch, R. M. (2019). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
  4. Hidayati, N. (2020). Kesulitan siswa dalam memahami konsep bangun datar di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–152. https://doi.org/10.21009/jpd.v11i2.12345
  5. Hmelo-Silver, C. E. (2019). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 31(2), 235–266. https://doi.org/10.1007/s10648-019-09460-7
  6. Jonassen, D. H. (2020). Learning to solve problems with technology: A constructivist perspective. Computers & Education, 150, 103840. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103840
  7. Kemmis, S., & McTaggart, R. (2018). The action research planner. Springer.
  8. Kurniawan, D., & Wulandari, R. (2022). Pengaruh media video interaktif terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(1), 45–56. https://doi.org/10.22342/jpm.16.1.2022
  9. Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning and its application in education. Educational Psychology Review, 33(2), 253–271. https://doi.org/10.1007/s10648-020-09552-0
  10. Ningsih, S. (2023). Penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(1), 78–86. https://doi.org/10.1234/jip.v12i1.2023
  11. OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/pisa-2022
  12. Pratiwi, D., & Sari, M. (2021). Pengaruh metode pembelajaran terhadap aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 101–110. https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i2.2021
  13. Rahmawati, L. (2022). Penggunaan media visual dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(3), 210–220. https://doi.org/10.1016/j.jpm.2022.03.005
  14. Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
  15. Setiawan, A. (2021). Efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan, 15(1), 67–75. https://doi.org/10.5678/jp.v15i1.2021
  16. Slavin, R. E. (2020). Educational psychology: Theory and practice. Pearson.
  17. Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  18. Suryani, N. (2019). Model pembelajaran inovatif dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 8(2), 120–130. https://doi.org/10.22236/jp.v8i2.2019
  19. Sutrisno, H. (2023). Pengaruh video interaktif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 34–42. https://doi.org/10.21009/jtp.v25i1.2023
  20. Trianto. (2019). Mendesain model pembelajaran inovatif progresif. Kencana.
  21. Wijayanti, R. (2021). Penerapan PTK dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 55–64. https://doi.org/10.21009/jpd.v9i1.2021
  22. Yuliana, E. (2022). Penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Teknologi, 14(2), 89–98. https://doi.org/10.1234/jpt.v14i2.2022
  23. Zulkardi. (2020). Pendidikan matematika realistik Indonesia (PMRI). Unsri Press.
  24. Hattie, J. (2021). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Educational Research Review, 33, 100395.https://doi.org/10.1016/j.edurev.2021.100395
  25. Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2020). E-learning and the science of instruction. Wiley.
  26. Daryanto. (2020). Media pembelajaran. Gava Media.
  27. Rusman. (2021). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Pers.