Produksi Bahan Bakar Padat Terbarukan Berdasarkan Kajian Torefaksi Limbah Kulit Ketela Berbasis Gelombang Mikro

Renewable Solid Fuel Production Based on Microwave-Based Cassava Peel Waste Torrefaction Study

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31603/benr.v4i02.12203

Keywords:

Torefaksi, variabel suhu, waktu tunggu, power level

Abstract

Biomassa memiliki potensi sebagai energi alternatif terbarukan karena sumber energinya yang melimpah. Biomassa (limbah kulit ketela) dapat ditingkatkan kualitasnya dengan metode torefaksi. Dengan proses torefaksi maka nilai kalor pada biomassa akan meningkat dan nilai kalor biomassa dapat setara dengan batubara. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui limbah kulit ketela sesuai standar SNI No.1/6235/2000. Penelitian torefaksi ini menggunakan beberapa pengaruh variabel. Adapun variabel yang digunakan, yaitu variasi suhu (200℃, 250℃, 300℃), variasi waktu tunggu (30 menit, 45 menit, 60 menit) dan variasi Power Level (defrost, medium low, medium). Hasil pengujian briket kulit ketela sesuai standar SNI No.1/6235/2000 dengan variasi suhu didapatkan pada suhu 250℃ dan 300℃. Hasil pengujian briket kulit ketela sesuai standar SNI No.1/6235/2000 dengan variasi waktu didapatkan pada waktu 30 menit dan 45 menit. Hasil pengujian briket kulit ketela sesuai standar SNI No.1/6235/2000 dengan variasi power level didapatkan pada medium low.

Downloads

Published

2024-09-01

How to Cite

Produksi Bahan Bakar Padat Terbarukan Berdasarkan Kajian Torefaksi Limbah Kulit Ketela Berbasis Gelombang Mikro: Renewable Solid Fuel Production Based on Microwave-Based Cassava Peel Waste Torrefaction Study. (2024). Borobudur Engineering Review, 4(2), 1-25. https://doi.org/10.31603/benr.v4i02.12203

Most read articles by the same author(s)