Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan

Articles

Tes Diagnostik Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Tumbuhan Kelas IV Sekolah Dasar

Citrani Natha Ariffia , Wahyu Kurniawati

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik kelas IV di SD Muhammadiyah Kasuran, sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya miskonsepsi tersebut. Temuan dari proses identifikasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang solusi yang tepat dan relevan untuk mengatasi hambatan konseptual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan instrumen berupa tes diagnostik sebagai teknik utama dalam pengumpulan data. Adapun subjek dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas IV di SD Muhammadiyah Kasuran. Berdasarkan hasil analisis terhadap data tes diagnostik, ditemukan bahwa tingkat miskonsepsi peserta didik pada materi “Bagian Tubuh Tumbuhan” mencapai 56%. Persentase yang sama juga ditemukan pada materi “Fotosintesis sebagai Proses Paling Penting di Bumi”, yakni sebesar 56%. Sementara itu, tingkat miskonsepsi tertinggi terdapat pada materi “Perkembangbiakan Tumbuhan”, yaitu sebesar 64%. Faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab utama timbulnya miskonsepsi antara lain: 1) Materi ajar yang belum mampu memfasilitasi pemahaman konseptual peserta didik secara menyeluruh; 2) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh pendidik masih bersifat konvensional dan kurang menarik, sehingga tidak mampu memotivasi peserta didik untuk aktif dalam proses belajar; dan 3) Kondisi kelas yang kurang kondusif, di mana beberapa peserta didik kurang fokus dan mudah teralihkan perhatiannya akibat suasana pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif. Temuan ini mengindikasikan pentingnya perbaikan dalam aspek penyajian materi, inovasi metode pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang lebih efektif untuk meminimalisasi terjadinya miskonsepsi pada peserta didik sekolah dasar.

Keywords

Plant; Misconception; Diagnostic Test

Referensi

  1. Agustin, I. D. A., Azzahra, N. N., Pateka, P. A., Novianti, S., & Sofwan, M. (2024). Literature Review : Pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 11672–11682. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/9292
  2. Alawiyah, N. S., Ngadimin, & Hamid, A. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Siswa dengan Menggunakan Metode Indeks Respon Kepastian (IRK) Pada Materi Impuls dan Momentum Linear di SMA Negeri 2 Banda Aceh. JIM) Pendidikan Fisika, 2(2), 272–276.
  3. Andini, S. A., & Kurniawati, W. (2024). Identifikasi Miskonsepsi Dan Penyebab Miskonsepsi Terhadap Materi Sifat-Sifat Cahaya Pada Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Natural Science Educational Research, 7(1), 14–19.
  4. Atmojo, S. E., & Kurniawati, W. (2018). Thematic Learning Model of Science, Environment, Technology and society in Improving Elementary Students’ Science Literacy. Jpi, 7(1), 2541–7207.
  5. Azizah, N., Nur Avifah, A., David Hidayat, O., & Kurniawati, W. (2023). Miskonsepsi Materi Fisika Gaya Sebagai Penyebab Kurangnya Kemampuan Berpikir Kritis dan Tingkat Literasi Sains. Journal Innovation In Education, 1(4), 247–259. https://doi.org/10.59841/inoved.v1i4.708
  6. Darmastuti, M., & Desstya, A. (2024). Investigasi Miskonsepsi pada Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Menggunakan Metode CRI (certainty of response index) di Sekolah Dasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 69–81. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.3033
  7. Dwilestari, D., & Desstya, A. (2022). Analisis Miskonsepsi pada Materi Fotosintesis dengan Menggunakan Peta Konsep pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3343–3350. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2611
  8. Fadilah, A., Nurzakiyah, K. R., Kanya, N. A., Hidayat, S. P., & Setiawan, U. (2023). Pengertian Media, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Urgensi Media Pembelajaran. Journal of Student Research (JSR), 1(2), 1–17.
  9. Faizah Kurniyatul. (2016). Miskonsepsi Dalam Pembelajaran Ipa. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, VIII(1), 115–128.
  10. Fakhrizal, T. (2017). Morfologi Serbuk Sari Familia Poacea di Kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 3(2), 116. https://doi.org/10.22373/biotik.v3i2.1001
  11. Handono, D., Fitrotun Nisa, A., Prihatni, Y., & Negeri Jetak, S. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan & Artikel Pendidikan , 15(2), 2579–4965. http://journal.ummgl.ac.id/nju/index.php/edukasi
  12. Herlina, N. dan, & Fitriani, W. (2017). DAN BUNGA JANTAN TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG ( Zea mays L .). Jurnal Biodjati, 2(2), 115–125.
  13. Ka’u, H. (2022). Penerapan Model Problem Based Learning ( PBL ) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SDN Watutura Tahun Ajaran 2019 / 2020. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 3329–3335.
  14. Kurniawati, W., Prasetyo, Z. kun, & Siswoyo, D. (2023). MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS (MPSB) DUO CCM UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI. 1–23.
  15. Kurniawati, W., Silmi, F. I., Rigianti, H. A., Novitsari, R. K., & Trilisiana, N. (2023). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menanamkan Karakter Siswa SD Negeri Suryodiningratan 3. Edukasi , 15(2), 2579–4965.
  16. Kurniawati, W., Umardianti, U., Novitasari, R. K., & Al Husna, A. (2024). Differentiated Science Student Worksheets : What is the Level of Collaboration Skills of Students of the Elementary School Teacher Education Study Program? Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 10(2), 627. https://doi.org/10.33394/jk.v10i2.11279
  17. Maulidah. (2021). Pengaruh Model Problem Based Learning (Pbl) Terhadap Hasil Belajar Siswa Ipa Kelas Vi Di Sdn Batah Timur 1.
  18. Munfaida, S., Mustadi, A., & Kurniawati, W. (2022). The Use of Practicum-Based LKM Can Improve Concept Understanding in Science Subject Energy Materials. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(6), 2859–2863. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i6.2173
  19. Prastyani, O. D., & Kurniawati, W. (2025). Tes Diagnostik Two Tier untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada pelajaran IPAS Materi Tumbuhan di SDN Sonosewu. 05(01), 36–46.
  20. Putri, A. D., & Kurniawati, W. (2025). Analisis Miskonsepsi Melalui Tes Diagnostik Two-Tier Pada Materi Tumbuhan Kelas IV SD. 05(01), 47–56.
  21. Putri, M. P., & Kurniawati, W. (2017). Pengembangan, Alat Peraga IPA, Pemanasan Global, Karakter Peduli Lingkungan, Efek Rumah Kaca, Hujan Asam.
  22. Rahmah, D. A., & Harahap, R. D. (2024). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1246–1253. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.4825
  23. Rahmawati, P., & Kurniawati, W. (2024a). Literasi sains di sekolah dasar mempunyai dampak yang besar dalam kehidupan sehari-hari. 16(02), 383–394.
  24. Rahmawati, P., & Kurniawati, W. (2024b). Miskonsepsi Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. 16(02), 383–394.
  25. Rasyid, I., & Rohani. (2015). MANFAAT MEDIA DALAM PEMBELAJARAN. 6.
  26. Saputra, R. C., Purnomo, H., & Kurniawati, W. (2024). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SD SONOSEWU KASIHAN BANTUL. 09(September).
  27. Sari, K., & Kurniawati, W. (2024). Pengimplementasian Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di MI Al-Hadi II. 16(01), 151–168.
  28. Sari, M. P. (2024). Panca Dewi Purwati, dkk,.
  29. Suparman, T., Prawiyogi, A. G., & Susanti, R. E. (2020). Pengaruh Media Gambar Terhadap Hasil Belajar Ipa Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(2), 250–256. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i2.332
  30. Suwartini, S., Ferryka, P. Z., Rahmawati, I., & Rofisian, N. (2024). Pengembangan LKPD Terhadap Model Pembelajaran PJBL Bagi Siswa SD. Jurnal Pendidikan & Artikel Pendidikan, 16(02), 443–460.
  31. Suwartiningsih, S. (2021). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan di Kelas IXb Semester Genap SMPN 4 Monta Tahun Pelajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 1(2), 80–94. https://doi.org/10.53299/jppi.v1i2.39
  32. Tsania, A., & Kurniawati, W. (2024). Tes Diagnostik Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Gaya Kelas IV Sekolah Dasar. 16(02), 285–296.
  33. Wahyuni, S., Marfilinda, R., & Gusti, R. S. (2021). Analisis Pemahaman Siswa Pada Konsep Fotosintesis Menggunakan Tes Diagnostik Bertingkat Dua (Two Tier Diagnostic Test) Di Kelas Iv Sd 08 Enam Lingkung. Jurnal Ilmiah Aquinas, 4(1), 65–71. https://doi.org/10.54367/aquinas.v4i1.981
  34. Wilantika, N., Khoiri, N., & Hidayat, S. (2018). PENGEMBANGAN PENYUSUNAN INSTRUMEN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST UNTUK MENGUNGKAP MISKONSEPSI MATERI SISTEM EKSKRESI DI SMA NEGERI 1 MAYONG JEPARA. Phenomenon, 10(1), 25–35.
  35. Zahrina, Hasanuddin, & Wardiah. (2017). Studi Morfologi Serbuk Sari Enam Anggota Familia Rubiaceae. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unsyiah, 2(1), 114–123.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama