Paedagogie

Artikel

Tindak Tutur Direktif Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP: Kajian Pragmatik

Dwi Putri Rahmadhani , Farjul Hafizah , Putri Amelia , Hanifa Putri

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mendeskripsikan, dan menganalisis bentuk serta fungsi tindak tutur direktif yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 4 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran, yang diperoleh melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis tindak tutur direktif yang digunakan guru, yaitu (1) menyuruh atau memerintah, (2) memohon, (3) menuntut, (4) menyarankan, dan (5) menantang. Dari kelima jenis tersebut, tindak tutur menyuruh atau memerintah merupakan bentuk yang paling dominan digunakan, yaitu sekitar 60”“65% dari keseluruhan data, sedangkan jenis tindak tutur menantang merupakan bentuk yang paling sedikit digunakan, sekitar


5%. Dominasi bentuk perintah menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam mengarahkan dan mengendalikan jalannya pembelajaran. Selain itu, penggunaan bentuk-bentuk direktif lainnya turut menciptakan suasana kelas yang aktif, komunikatif, santun, dan bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa guru mampu menyeimbangkan antara otoritas dan kesantunan berbahasa, sehingga tindak tutur direktif berperan penting dalam membangun komunikasi edukatif yang efektif dan mendukung keberhasilan proses belajar mengajar.


 

Keywords

Pembelajaran; Bahasa Indonesia; Pragmatik; Tidak Tutur Direktif; Guru

Referensi

  1. Alwi, H. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi IV. Jakarta: Balai Bahasa Pengembangan Budaya.
  2. Amelia, R., & Arief, E. (2019). Tindak tutur ekspresif Guru terhadap Siswa Kelas VII dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Enam Lingkung Padang Pariaman. Jurnal Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, 8(4), 30-34.
  3. Anani, S. S., & Tressyalina, T. (2023). Tindak Tutur Direktif Indy Rahmawati Dalam Talk Show Satu Jam Lebih Dekat Di TVOne. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan …, 127–137. http://www.ejournals.umma.ac.id/index.php/idiomatik/article/view/1664%0Ahttp://www.ejournals.umma.ac.id/index.php/idiomatik/article/download/1664/1105
  4. Berliana Intan Valencia, Nila Faradila Rahmawati, Chairun Nisa, Najwa Emalia Shaputri, Zafira Nasywa Aidhina, Ardha Friska Oktalianda, Asep Purwo Yudi Utoma, & Arum Yuliya Lestari. (2025). Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Film “Home Sweet Loan†Karya Sabrina Rochelle Kalangie. Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan , 3(4), 83–113. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v3i4.2266
  5. Elmita, W., Ermanto, & Ratna, E. (2013). Tindak Tutur Direktif Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Di TK Nusa Indah Banuaran Padang. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 20, 58–66.
  6. Fajri, D. A., Manaf, N. A., & Juita, N. (2018). Tindak Tutur Direktif Dan Strategi Bertutur Dalam Bahasa Minangkabau Oleh Remaja Antarkawan Sebaya Pada Komunikasi Tidak Resmi Di Kota Padang. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 5(1), 24. https://doi.org/10.24036/898610
  7. Handoko, S., & Pratiwi, D. (2022). Sociocultural Aspects of Teachers’ Directive Speech Acts in Indonesian Schools. Journal of Pragmatics and Education, 3(1), 67–80.
  8. Hari, T., Karya, I. N. I., & Dwimas, A. (2025). 1) 2) 3). 5305(1), 70–80.
  9. Marizal, Y., R., S., & Tressyalina, T. (2021). Tindak Tutur Direktif Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA Negeri 2 Gunung Talang. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(4), 441–452. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i4.264
  10. Sulung, undari dan muspawi, M. (2021). Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page 25. Jurnal Edu Research : Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 2(2), 28–33.
  11. Udayana, U., Jalan, A., Nias, P., Klod, D. P., & Timur, D. (2025). Tindak Tutur Direktif dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Gianyar , Bali Ni Komang Diah Restu Swari suatu bentuk ujaran atau lebih yang melibatkan dua belah pihak , yaitu penutur dan lawan tutur , bentuk penggunaan ragam tindak t. 3(September).
  12. Utami Ramadhaniati, R., Dewi Lestari, Desi Afrianti, & Violita Putri. (2024). Tindak Tutur Direktif Dalam Pembelajaran Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. JURNAL DIDACTIQUE Bahasa Indonesia, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.52333/didactique.v5i1.439
  13. Diana, R. E. (2022). Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran di SMP. JURNAL BASICEDU, 6(3), 4940 - 4952. DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2759
  14. Handayani, E. N. (2019). Tindak Tutur Ekspresif Humanis dalam Interaksi Pembelajaran. Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 1(1), 8-14. DOI: 10.2121/bppp.v1i1.9289
  15. Idawati, Salija, K., & Garing, J. (2024). Effective Communication in Action: Unveiling Teacher Speech Acts in Indonesian Language Education. Teumulong: Journal of Community Service, 2(4), 215–228. https://doi.org/10.62568/jocs.v2i4.49
  16. Leech, G. (1993). Prinsip-prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia.
  17. Mailawati. (2023). Analisis Fungsi Tindak Tutur Direktif dalam Konteks Bayar Sewa. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 289—302. DOI: 10.30872/diglosia.v6i2.601
  18. Novita, M., & Fitria, N. (2021). Digital Pragmatics: Teachers’ Directive Speech Acts in Online Indonesian Learning. Jurnal Bahasa dan Teknologi Pembelajaran, 5(3), 220–234.
  19. Rahardi, R. Kunjana.2003. Berkenalan dengan Imu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma. 2005. Prakmatik Kesatuan Imperatif Bahasa Indonesia, Jakarta:Erlangga.
  20. Rahardi, Kunjana. (2009). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
  21. Santosa, B., & Marliah, D. (2023). Character Building Through Teachers’ Speech Acts in Indonesian Classrooms. Journal of Educational Pragmatics, 2(1), 45–59.
  22. Suri, N. K., Noviyanti, S., Agustina, A. T., & Berbahasa, K. (2024). Suri Et Al 2024 . 7, 17676–17682.
  23. Tressyalina, & Ningrum, A. (2025). Tindak Tutur Direktif Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas XI SMA Negeri 4 Padang. NUSRA : Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 6(2), 406–417. https://doi.org/10.55681/nusra.v6i2.3668
  24. Yule, George. (1996). Pragmatik; Diterjemahkan oleh Indah Fajar Wahyumi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  25. Zahra, S., Saputry, D., & Fitriyani, D. (2023). Tindak Tutur Ditektif Anak Usia 7-10 Tahun di Gang Rambutan. Reduplikasi, 1(0435), 92–103.