Paedagogie

Artikel

Tindak Tutur Ekspresif dan Strategi Bertutur Guru Bahasa Indonsia dalam Pembelajaran Teks Prosedur Siswa Kelas VII

Mutia Aulia Maheni , Ermawati Arief , Syahrul Ramadhan , Emidar Emidar

Abstrak

Tujuan penelitian ini ada dua. Pertama, untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di kelas VII SMPN 2 Padang. Kedua, untuk mengidentifikasi strategi bertutur yang digunakan oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 2 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini juga terdiri atas dua bagian. Pertama, terdapat lima bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 2 Padang, yaitu: (1) tindak tutur ekspresif meminta maaf, (2) tindak tutur ekspresif memuji, (3) tindak tutur ekspresif menyalahkan, (4) tindak tutur ekspresif mengkritik, dan (5) tindak tutur ekspresif berterima kasih. Kedua, terdapat empat strategi bertutur yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk kelas VII SMPN 2 Padang, yaitu: (1) strategi bertutur secara langsung tanpa basa-basi, (2) strategi bertutur secara langsung dengan kesantunan positif, (3) strategi bertutur secara langsung dengan kesantunan negatif, dan (4) strategi bertutur secara samar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur ekspresif dan empat strategi bertutur yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMPN 2 Padang.

Keywords

Tindak Tutur Ekspresif; Strategi Bertutur; Pembelajaran

Referensi

  1. Agustina, R., & Simarmata, M. Y. (2022). Tindak Tutur Lokusi dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye. Jurnal Sastra Indonesia, 11(2), 110–114. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i2.58546 DOI: https://doi.org/10.15294/jsi.v11i2.58546
  2. Akbar, A. (2021). Pentingnya kompetensi pedagogik guru. 2(1), 23–30. DOI: https://doi.org/10.32832/jpg.v2i1.4099
  3. Anani, S. S., & Tressyalina, T. (2023). Tindak Tutur Direktif Indy Rahmawati Dalam Talk Show Satu Jam Lebih Dekat Di TVOne. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan …, 127–137.http://www.ejournals.umma.ac.id/index.php/idiomatik/article/view/1664%0A
  4. Anti. (2025). Tindak Tutur Guru Pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMPN 2 Muara Wahau. 5(4), 1124–1142. DOI: https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i4.32018
  5. Bukit, S., & Tarigan, E. (2022). Kompetensi pedagogik guru dalam membentuk karakter peserta didik sekolah asar (Teacher'S Pedagogical Compeetence in shaping the character of elementary school students). 13, 110-120. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v12i2.490 DOI: https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v13i2.490
  6. Chaer, A. (2010). Pragmatik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
  7. Casado, A., Szewczyk, J., Wolna, A., & Wodniecka, Z. (2022). The relative balance between languages predicts the degree of engagement of global language control. Cognition, 226(April), 105169. https://doi.org/10.1016/j.cognition.2022.105169 DOI: https://doi.org/10.1016/j.cognition.2022.105169
  8. Dull, E., & Reinhardt, S. P. (2014). An analytic approach for discovery. In CEUR Workshop Proceedings (Vol. 1304, pp. 89–92).
  9. Kholid, A. I., Dhiyaa, H., Ari, P., Rizki, I., Putri, R., Cendekia, C. A., Padmarani, K., Purwo, A., Utomo, Y., Bahasa, P., Semarang, U. N., Inggris, S., & Semarang, U. N. (2024). Analisis Tindak Tutur Ilokusi Direktif Dalam Teks Editorial Pada “ Surat Kabar Kompas †Dalam Kaitannya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia dideklarasikan sebagai bahasa persatuan Indonesia pada saat tanggal 28 Oktober 1928 ( Bulan , 201. 2(2). DOI: https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i2.396
  10. Kusumawati, T. I., Islam, U., & Sumatera, N. (2022). Berbagai Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. 2(2), 138–148. DOI: https://doi.org/10.30821/eunoia.v2i2.2091
  11. Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge: Cambridge University Press. DOI: https://doi.org/10.1017/CBO9780511813313
  12. Melani, M. V., Purwo, A., & Utomo, Y. (2022). Analisis Tindak Tutur Ilokusi Akun Baksosapi . gapakemicin dalam Unggahan di Instagram ( Suatu Analisis Pragmatik ). 3, 250–259. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v3i2.3528 DOI: https://doi.org/10.19105/ghancaran.v3i2.3528
  13. Miranda, Dyah, R., Parnaningroem, W., Borlik, M., Flegel, S., Langen, A., Ludwig, S., & Rusch, R. (1996). tindak tutur ilokusi asertif dalam kumpulan cerita pendek ich schenk dir eine geschichte-mutgeschichten Miranda Arifsetiawati. 21–31.
  14. Moh, Jufri, A., & Wargadinata, W. (2022). Variasi dan Fungsi Tindak Tutur dalam Ceramah KH . Marzuki Mustamar Pendahuluan Bahasa memiliki nilai tinggi bagi manusia . Melalui bahasa , manusia dapat menjalin komunikasi dan interaksi dengan masyarakat sosial , sehingga dapat saling memberi pemahaman. 5, 807–820. DOI: https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i4.491
  15. Mohd. Norma Sampoerno, F. C. (2021). Kesantunan Imperatif dan Strategi Bertutur Guru- Siswa Serta Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. 3(1), 92–100. DOI: https://doi.org/10.34012/bip.v3i1.1576
  16. Nurhamida, T. (2019). Strategi bertutur dalam tindak tutur ekspresif bahasa indonesia pada kegiatan diskusi. 21–29. DOI: https://doi.org/10.24036/106907-019883
  17. Rahmatul Adha, E. A. (2019). kesantunan tindak tutur ekspresif guru bahasa indonesia. September, 327–335. DOI: https://doi.org/10.24036/108216-019883
  18. Sagala, S. 2021. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
  19. Sarmis, M. J., & Noveria, E. (2018). performa tindak tutur ilokusi dalam antologi cerpen remaja sumatera barat tahun 2015. 148–154.
  20. Siki, F., & Timor, U. (2019). problematik strategi pembelajaran bahasa indonesia. 4, 71–76. https://doi.org/10.32938/jbi.v4i2.213 DOI: https://doi.org/10.32938/jbi.v4i2.213
  21. Sumarsih, N., Bahasa, B., & Istimewa, D. (2018). strategi dan fungsi tindak tutur direktif dalam poster pendidikan. DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v46i1.163
  22. Wiratno, T., & Santosa, R. (2014). Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Konteks Sosial. Modul Pengantar Linguistik Umum, 1–19. http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/BING4214-M1.pdf
  23. Witek, M. (2022). An Austinian alternative to the Gricean perspective on meaning and communication. Journal of Pragmatics, 201, 60–75. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2022.09.010 DOI: https://doi.org/10.1016/j.pragma.2022.09.010
  24. Zahra, H., Perdhani, W. C., & Hartono, D. (2023). A Speech Act Analysis of a Pre-Service Teacher in an EFL Classroom. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 10(2), 2025–2035. https://doi.org/10.24256/ideas.v10i2.3210 DOI: https://doi.org/10.24256/ideas.v10i2.3210