Paedagogie

Artikel

Peningkatan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas VIII melalui Pembiasaan Shalat Dhuha di MTs Sunan Kalijaga Boyolali Tahun Ajaran 2025/2026

Muhammad Aman Maulana , Matori Matori , Ayep Rosidi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII melalui pembiasaan shalat dhuha di MTs Sunan Kalijaga Boyolali Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha yang dilaksanakan secara rutin sebelum pembelajaran mampu meningkatkan kedisiplinan siswa, terutama dalam aspek ketepatan waktu, kesiapan belajar, kepatuhan terhadap tata tertib, serta tanggung jawab akademik. Pembiasaan ibadah juga memberikan dampak pada ketenangan psikologis dan kontrol diri siswa sehingga mendukung proses belajar yang lebih kondusif. Penelitian menyimpulkan bahwa pembiasaan shalat dhuha merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa sekaligus memperkuat karakter religius berbasis nilai Pendidikan Agama Islam

Keywords

Shalat Dhuha; Kedisiplinan belajar; Pembiasaan; Pendidikan Karakter; PAI

Referensi

  1. Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. New York: Prentice-Hall.
  2. Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge: Harvard University Press.
  3. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
  4. Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
  5. Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "What" and "Why" of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01.
  6. Duckworth, A. L., & Seligman, M. E. P. (2005). Self-Discipline Outdoes IQ in Predicting Academic Performance of Adolescents. Psychological Science, 16(12), 939–944. https://doi.org/10.1111/j.1467-9280.2005.01641.x.
  7. Hidayat, R. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Pembiasaan di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 115–128.
  8. Immordino-Yang, M. H., & Damasio, A. (2007). We Feel, Therefore We Learn: The Relevance of Affective and Social Neuroscience to Education. Mind, Brain, and Education, 1(1), 3–10. https://doi.org/10.1111/j.1751-228X.2007.00004.x.
  9. Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  10. Kohlberg, L. (1984). Essays on Moral Development: Vol. 2. The Psychology of Moral Development. San Francisco: Harper & Row.
  11. Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
  12. Majid, A., & Andayani, D. (2020). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  13. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
  14. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
  15. Mulyasa, E. (2021). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
  16. Muslich, M. (2021). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
  17. Nata, A. (2021). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
  18. Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 7911–7915.
  19. Schunk, D. H., & Greene, J. A. (2018). Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance (2nd ed.). New York: Routledge.
  20. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  21. Suyadi. (2020). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  22. Ulwan, A. N. (2019). Tarbiyatul Aulad fil Islam. Jakarta: Khatulistiwa Press.
  23. Wiyani, N. A. (2020). Manajemen Kelas Berbasis Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  24. Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2.
  25. Zubaedi. (2020). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.