Paedagogie

Articles

Analisis Etika Berbahasa Netizen pada Unggahan Klarifikasi Abidzar Terkait Remake “A Bussiness Proposal”: Kajian Sosiolinguistik

Alifia Faizatuz Zahroh , Mimas Ardhianti

Abstract

Maraknya penggunaan bahasa tidak santun di media sosial, khususnya pada unggahan figur publik kontroversial, menjadi latar belakang penelitian ini. Fenomena tersebut tampak pada kolom komentar unggahan klarifikasi Abidzar terkait remake A Business Proposal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) medeskripsikan bentuk etika berbahasa netizen, (2) menjelaskan dampaknya terhadap publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah platform Instagram. Sumber data berupa kolom komentar netizen pada unggahan klarifikasi Abidzar tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan teknik catat. Instrumen utama adalah peneliti sendiri dengan dibantu tabel klasifikasi data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan mengacu pada teori sosiolinguistik Chaer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk etika berbahasa terwujud dalam ungkapan empati, dukungan moral, apresiasi, dan ajakan bersikap bijak; (2) Makna etika berbahasa mencerminkan dukungan sosial dan upaya meredam konflik; (3) Dampaknya berkontribusi menciptakan iklim komunikasi kondusif, membentuk persepsi publik yang seimbang, dan meningkatkan solidaritas sosial. Simpulan penelitian mengungkap bahwa kolom komentar media sosial dapat berfungsi sebagai media aktualisasi etika berbahasa positif, bukan sekadar ruang konflik. Disarankan agar penelitian mendatang memperluas objek kajian dan mencakup berbagai platform media sosial.

Keywords

language ethics; netizen; Instagram; comments; sociolinguistic study

References

  1. Adizovna, S. M. (2025). Sociolinguistics and Understanding Language in Social Contexts. Medicine, Pedagogy and Technology: Theory and Practice, (1), 353–363. https://universalpublishings.com
  2. Afifuddin, M. (2022). Integrating Personal Moral Values in Teaching Literature in English as a Foreign Language Setting. Buletin Al-Turas, 28(1), 91–104. https://doi.org/10.15408/bat.v28i1.21844
  3. Brown, Penelope., & Levinson, S. C. (1989). Politeness: some universals in language usage. Cambridge University Press.
  4. Chaer, Abdul. (2012). Linguistik umum. Rineka Cipta.
  5. Christy Evelin, Grasella Ras Maria Br Damanik, Leni Fadia, & Quratu Ainil Hilma. (2023). Analisis Ujaran Kebencian Terhadap Fuji Utami Putri Dalam Kolom Komentar Postingan di Instagram Fuji Utami Putri. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i1.179
  6. Daiva, D. A., & Purwanto, E. (2025). Studi Wacana pada Respons Netizen terhadap Isu Sosial Budaya di X. Jurnal Nomosleca, 11(1), 80–88. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v11i1.15599
  7. DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia
  8. Eka Miftahul Jannah, Rahmat Priono, K., Mei Aditya Pratiwi Saragih, Nurhasnaini, Salim, A., & Kinanthi, S. P. (2024). Optimizing Commenting Ethics on Social Media: “Efforts to Create a Positive Digital Environment". Commsphere: Jurnal Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 2(II), 132–148. https://doi.org/10.37631/commsphere.v2iII.1598
  9. Firly Pratiwi, H., Riana, P., & Putri, A. (n.d.). Membangun Loyalitas Penggemar melalui Interaksi Parasosial: Studi Kasus pada Komunitas NCTzen Bali. Jurnal Bisnis & Komunikasi, 13(1).
  10. Fumi, R., Arsillana, A. ;, Difa, N. ;, & Aulia Kadar, R. (2025). Etika Berkritik Dalam Penggunaan Komentar Di Media Sosial Pada Platform Tiktok. 3, 1–1. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
  11. Hamama, S. (2024). Etika komunikasi dalam media sosial: Tantangan dan solusinya. 4(2), 182–197. https://doi.org/https://doi.org/10.33507/selasar.v4i2.2608
  12. Holmes, Janet., & Wilson, Nick. (2017). An introduction to sociolinguistics. Routledge.
  13. Hudah, K., Maulana, S., Kurniawan, D., Shovmayanti, N. A., Amalin, K., & Chusna, N. T. (2025). Dukungan Sosial Dalam Media Sosial: Analisis Komentar pada Konten Video Akun TikTok @sundarindah Tentang Kesehatan Mental. Mental Health & Me: Surviving Social Media Without Losing Myself.
  14. Jumarizah, A. A., Walianna, A. B., Rahayu, S., & Bustan, S. R. (2025). Exploring the Social Functions of Language and Its Relationship with Society Among English Major Students. Journal of Language Learning and Assessment, 34–44. https://doi.org/10.71194/jlla.v3i1.124
  15. Kristiana, B., Rohimah, N. A., Yasinta, P., Rahmawati, S., & Agustin, S. (2024). Etika Netizen Indonesia Dalam Perkembangan Teknologi Komunikasi. Jurnal Visi Komunikasi, 23(01), 75. https://doi.org/10.22441/visikom.v23i01.24980
  16. Kusumastuti, & Khoiron, M. A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif.
  17. Miles, matthew B., Huberman, A. M., & Saldanna, J. (2014). Qualitative data analysis a methods sourcebook (3th ed.). SAGE Publications, Inc.
  18. Nona, K. (2022). Media Digital dan Audiens Muda: Komunikasi yang Ditargetkan pada Anak-Anak dan Remaja. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(7), 11.
  19. Noormufidah, A. S., Chairiyah, D., Fathunnurolloh, A. Z., Koswara, K. R. R., & Wibisena, B. B. (2024). Penggunaan Bahasa Sarkasme di dalam Media Sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 1–4. https://doi.org/10.17509/xxxx.xxx
  20. Pasla, F. A., Mutakamil, S., Yanto, S. B. T., & Kusuma, D. P. (2024). Analisis kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar twitter @jokowi. Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(2), 2024. https://jurnalp4i.com/index.php/language
  21. Ridlo, A. Z., Rievai, R. A., Yuningsih, S. R., Mahalani, E. R., & Nisa, P. K. (2024). Ruang publik baru melalui desain di media sosial. Urnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik, 01(04). https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jiksp/index
  22. Stehr, P. (2023). The benefits of supporting others online – How online communication shapes the provision of support and its relationship with wellbeing. Computers in Human Behavior, 140, 107568. https://doi.org/10.1016/j.chb.2022.107568
  23. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta: Bandung.
  24. Taufiq, M., Osa Maliki, D., Maldini, A. S., Narendra Ekamartha, K., Nur, K., Saputra, C., Ahmad, H., Pillardien, E., Sholihatin, E., Pembangunan, U., Veteran, N. ", & Timur, J. (n.d.). Pentingnya Etika Berbahasa Sebagai Upaya Pencegahan Kasus Kejahatan Berbahasa Di Media Digital. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 3(2), 2023. https://doi.org/10.53363/bureau.v3i2.311
  25. Zahidi, M. K., Krisma Melati, I., & Iswatingingsih, D. (2023). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tersedia secara online https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS Analisis Tuturan Hujatan Netizen Pada Peristiwa Kanjuruhan. 13, 380–386. https://doi.org/10.23887/jpbsi.v13i4.73087