Paedagogie

Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Digital terhadap Keterampilan Memahami Teks Bacaan pada Materi Pelajaran Bahasa Indonesia di SD

Bintang Wulandari , Al Ihwanah , Ines Tasya Jadidah

Abstract

This research was motivated by low reading comprehension skills among third-grade students at SD Negeri 233 Palembang due to monotonous lecture methods and limited digital media use. The objective was to determine the effect of digital-based learning media on Indonesian language reading comprehension skills. Employing quantitative experimental method with true experimental design (posttest-only control group), the study involved a population of 49 third-grade students and a purposive sample of 49 students (Class III A: 25 experimental; Class III B: 24 control). Data collected via 5-item essay posttest were analyzed using Shapiro-Wilk normality test, Levene homogeneity test, and Mann-Whitney U test via SPSS 27. Results revealed experimental class mean score of  83.36 versus 60.6 for control class, with 88% experimental students achieving KKM 75 standard. Mann-Whitney U test (p=0.000) rejected the null hypothesis. It is concluded that digital learning media (YouTube videos, Wordwall) significantly enhance students' reading comprehension skills.

Keywords

Media Pembelajaran Digital; Penelitian Eksperimen; Bahasa Indonesia; Keterampilan Membaca; Wordwall

References

  1. Abubakar, R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. Suka Press.
  2. Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
  3. Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian. Rineka Cipta.
  4. Arsyad, A. (2018). Media pembelajaran. PT RajaGrafindo Persada.
  5. Astuti, J. D. (2022). Kesulitan peserta didik menentukan ide pokok paragraf materi teks narasi. Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian, 1285–1291.
  6. Bungin, B. (2005). Metodologi penelitian kuantitatif. Kencana.
  7. Daryanto. (2007). Evaluasi pendidikan. Rineka Cipta.
  8. Djamarah, S. B., & Zain, A. (2016). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
  9. Elhefni, A. I., Ihwanah, A., et al. (2023). Use of Wordwall learning media to improve Indonesian learning outcomes in elementary schools. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(2). DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i2.1447
  10. Fadilah, A., et al. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat, dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(2). DOI: https://doi.org/10.55606/jsr.v1i2.938
  11. Falahudin, I. (2014). Pemanfaatan media dalam pembelajaran. Jurnal Lingkar Widyaiswara, 1(4).
  12. Fitri, S. D., Selfiyana, S., Rakhmatika, I., Afifah, N., Handiawan, M. D., & Prayogi, A. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital dalam meningkatkan keterampilan literasi peserta didik di MA Pembangunan Jakarta. Multiple: Journal of Global and Multidisciplinary, 2(6), 1931–1940.
  13. Ginting, M. A. B. (2022). Meningkatkan prestasi belajar dengan penggunaan video YouTube pada pembelajaran tematik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 1(1).
  14. Hamalik, O. (2006). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
  15. Harianto, E. (2016). Membaca sebagai keterampilan berbahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(2).
  16. Islami, A., et al. (2024). Pengaruh penggunaan Literacy Cloud terhadap minat baca dan keterampilan membaca pemahaman. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1). DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.6352
  17. Kurniyati, T. (2020). Upaya meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar. JGURUKU: Jurnal Penelitian Guru, 1(2). DOI: https://doi.org/10.31004/jpdk.v1i2.572
  18. Mailida, Y. (2023). Karakteristik mata pelajaran Bahasa Indonesia. Journal of Social Science Research, 3, 1–2.
  19. Mulyosari, E. T., & Khosiyono, B. H. C. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(6), 2395–2405. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5037 DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5037
  20. Nasution. (2013). Berbagai pendekatan dalam proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
  21. Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an, Hadis, Syari’ah dan Tarbiyah, 3(1). DOI: https://doi.org/10.33511/misykat.v3n1.171
  22. Parwati, N. N., et al. (2019). Belajar dan pembelajaran. Rajawali Pers.
  23. Patiung, D. (2016). Membaca sebagai sumber pengembangan intelektual. Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 5(2), 352–376. https://doi.org/10.24252/ad.v5i2.4854 DOI: https://doi.org/10.24252/ad.v5i2.4854
  24. Qolby, B. S. (2020). Uji Mann-Whitney dalam statistika nonparametrik. Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 2(1), 3–16.
  25. Sadiman, A. S., et al. (1990). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali.
  26. Sanjaya, W. (2014). Media komunikasi pembelajaran. Kencana.
  27. Sanjaya, W. (2019). Penelitian pendidikan: Jenis, metode, dan prosedur. Alfabeta.
  28. Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  29. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  30. Suryani, N., et al. (2018). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. PT Remaja Rosdakarya.
  31. Widodo, A., et al. (2008). Pendidikan IPA di SD. UPI Press.
  32. Winarni, E. W. (2021). Teori dan praktik penelitian kuantitatif dan kualitatif. Bumi Aksara.