Paedagogie

Articles

Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pembiasaan Kesamaptaan Dan Religi Kelas X SMK Negeri 1 Bawen Tahun 2025/2026

Asbi' Mufarokhatul Hanik , Matori Matori , Ayep Rosidi

Abstract

This study wants to look at how Islamic religious values are taught through students' physical fitness and religious habit programs. This research employed a descriptive qualitative method. Data was gathered by observing, having detailed conversations, and keeping records. Data analysis was done by reducing data, showing data, and drawing conclusions, using multiple sources and methods to check the results. The results show that habituation helps to instill values like faith, worship, morality, discipline, responsibility, hard work, and spirituality. The study finds that this habituation model works well as a way to build character education using Islamic values..

Keywords

Islamic Education; Physical Habituation; Religious Habituation; Character Education

References

  1. Al-Ghazali. (2011). Ihya’ ‘ulum al-din. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
  2. Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
  3. Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
  4. Dewantara, K. H. (2013). Pemikiran, konsepsi, keteladanan, sikap merdeka. UST Press.
  5. Hidayat, R. (2022). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 145–158.
  6. Kemendikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  7. Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
  8. Lickona, T. (2012). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
  9. Lickona, T. (2019). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon & Schuster.
  10. Majid, A., & Andayani, D. (2020). Pendidikan agama Islam berbasis kompetensi. Remaja Rosdakarya.
  11. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
  12. Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
  13. Mulyasa, E. (2021). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
  14. Muslich, M. (2021). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis moral generasi muda. Jurnal Kependidikan, 7(1), 33–47.
  15. Nata, A. (2020). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.
  16. Nata, A. (2021). Perspektif Islam tentang strategi pembelajaran. Kencana.
  17. Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 7911–7915. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9498
  18. Rahman, F. (2023). Religious school culture and self-control development among adolescents. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 77–92.
  19. Sari, D., & Mulyono. (2022). School religious culture and long-term character formation. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 15(3), 301–315.
  20. Suhardi, M. (2021). Pendidikan jasmani dan pembentukan karakter disiplin siswa. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 10(2), 89–102.
  21. Suyadi. (2020). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
  22. Tafsir, A. (2018). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
  23. Ulwan, A. N. (2019). Pendidikan anak dalam Islam. Khatulistiwa Press.
  24. Wiyani, N. A. (2020). Pendidikan karakter berbasis total quality management. Ar-Ruzz Media.
  25. Yusuf, M., & Hamzah, R. (2022). Teacher modeling and character education implementation in secondary schools. Journal of Islamic Education Studies, 9(2), 145–160.
  26. Zubaedi. (2020). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.