Pengembangan Multimedia Interaktif Genjamur Berbasis Cerita Rakyat pada Materi Teks Narasi untuk Kelas IV Sekolah Dasar
Abstract
This study aims to test the validity, practicality, and efficacy of the GENJAMUR Interactive Multimedia learning media with a folklore theme, specifically for narrative text material at the fourth-grade level at SDN Bandar Lor 3, Kediri City. The root of the problem in this study stems from the dominance of conventional lecture methods and reliance on textbooks, which have implications for low active participation and cognitive obstacles for students in grasping the essence of the material. The approach implemented is the Research and Development method by adopting the ADDIE procedure, namely through the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was carried out using instruments in the form of expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and evaluation of learning outcomes. Empirical findings confirm that this media has a validity score of 87 percent, which is in the very valid category. In terms of practicality, the achievement level is 84 percent in the limited test scope and 95 percent during the broad trial, which reflects a very practical classification. The effectiveness of the instrument is proven by the average learning outcome of 90 percent, which indicates a very effective category. Based on these data, GENJAMUR Interactive Multimedia based on folk tales has been proven to be valid, practical, and effective, thus fulfilling the eligibility requirements as a supporting medium for narrative text learning at the elementary school level.
Keywords
Interactive Multimedia; Folklore; Narrative Text; ADDIE Model; Elementary SchoolReferences
- Ambarsari, R. Y., Santoso, A. B., Asfuri, N. B., & Nurjihat, I. (2023). Analisis kemampuan menulis teks narasi kelas III SD Negeri Ngarum 3 Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 6(1), 50–59. https://doi.org/10.12928/fundadikdas.v6i1.7287
- Anafi, K., Wiryokusumo, I., & Leksono, I. P. (2021). Pengembangan media pembelajaran model ADDIE menggunakan software Unity 3D. Jurnal Education and Development, 9(4), 433–438.
- Fadilah, A., Nurzakiyah, K. R., Kanya, N. A., Hidayat, S. P., & Setiawan, U. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(2), 1–17.
- Fathoni, A., Prasodjo, B., & Zulqadri, D. M. (2023). Media dan pendekatan pembelajaran di era digital: Hakikat, model pengembangan dan inovasi media pembelajaran digital. Eureka Media Aksara.
- Geminiawan, I. P. H. E., Redhana, I. W., & Juniartina, P. P. (2018). Karakteristik multimedia interaktif mata pelajaran IPA SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia, 1(2), 91–100.
- Gusti, M. (2019). Media pembelajaran sebagai sarana penyalur pesan. Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.
- Hasanah, S. A., Santoso, A., & Furaidah. (2021). Pengembangan multimedia interaktif berbasis kebudayaan lokal. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(10), 1485–1493.
- Henry Guntur Tarigan. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
- Judijanto, L., Muhammadiah, M., & Utami, R. N. (2024). Metodologi research and development (R&D). PT Sonpedia Publishing Indonesia.
- Kandia, I. W., Suarningsih, N. M., & Arifin, A. (2023). The strategic role of learning media in optimizing student learning outcomes. Journal of Education Research, 4(2), 508–514.
- Kusmayadi, I., Suyitno, I., & Maryaeni. (2017). Pengembangan multimedia cerita rakyat. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(7), 902–909.
- Lake, A. C. O. R., Lipikuni, H. F., & Jenahut, K. S. (2023). Pengembangan media pembelajaran flipbook cerita rakyat NTT. Cakrawala Indonesia, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.55678/jci.v8i1.872
- Lizawati. (2018). Cerita rakyat sebagai sarana pendidikan karakter. SeBaSa, 1, 19–26.
- Manurung, P. (2021). Multimedia interaktif sebagai media pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 14(1), 1–12. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.33
- Masyhuri, A. A., et al. (2024). Revolusi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia: Dampak perkembangan teknologi. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia.
- Mubin, M., & Aryanto, S. J. (2024). Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 554–559.
- Maulani, S., et al. (2022). Analisis penggunaan video sebagai media pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 2(1), 19–26.
- Nabila, A. (2022). Efektivitas media audio-visual terhadap keterampilan menyimak. Jurnal Pendidikan, 5, 4964–4967.
- Prayogi, S. O. P., Damariswara, R., & Sahari, S. (2022). Pengembangan multimedia interaktif berbasis Android pada materi cerita rakyat. Semdikjar 5, 403–413.
- Purwanti, S., & Anggraini Putri, R. Z. (2021). Pengembangan modul berbasis HOTS. Elementary School Journal, 8(1), 155–160. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v8i1.1080
- Safitri, M., & Aziz, M. R. (2022). ADDIE sebagai model pengembangan multimedia learning. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 50–58.
- Sofnidar, S., & Yuliana, R. (2018). Pengembangan media berbasis Adobe Flash. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 3(2), 257–275.
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Alfabeta.
- Supriyono. (2018). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan.
- Wardani, R. (2020). Analisis nilai moral cerita rakyat legenda Gunung Kelud dan Lembu Suro. Jurnal Wacana.
- Yunisa, A., et al. (2024). Cerita rakyat di balik keindahan Taman Nasional Bantimurung. Jurnal Mahasiswa Antropologi, 3(1), 60–75. https://doi.org/10.31947/jma.v3i1.34069