Paedagogie

Artikel

Analisis Hak Anak Terhadap ASI (Air Susu Ibu) Dalam Konteks Pendidikan Karakter Islami

Luthfia Hanifatus Saiyidah , Nabila Al Najla , Erlina Erlina , Fachrul Ghazi , Idham Kholid

Abstrak

ASI (Air Susu Ibu) tidak hanya berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan gizi bayi, tetapi juga sarana pembentukan ikatan emosional dan penanaman nilai-nilai akhlak sejak dini. Dalam perspektif Islam, menyusui mendapat perhatian khusus yang tercermin dalam sumber-sumber syariat dan praksis sosial-keagamaan. Artikel ini bertujuan menganalisis etika keibuan menurut Islam terkait pemenuhan hak anak atas ASI serta implikasinya terhadap pendidikan karakter Islami. Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan (library research) dan analisis normatif terhadap literatur keagamaan, kebijakan kesehatan, dan penelitian empiris terkini.  Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi dan hukum Islam mendorong pemenuhan hak anak untuk mendapatkan ASI eksklusif dan lanjutan, namun implementasinya seringkali dipengaruhi faktor sosial, budaya, dan sistem layanan kesehatan. Konsepsi etika keibuan dalam Islam yang menekankan kasih sayang, tanggung jawab, dan keteladanan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan karakter sehingga mendukung praktik pemberian ASI yang lebih luas. Rekomendasi meliputi penguatan pendidikan keluarga berbasis nilai Islam, kebijakan sekolah-pro-ibu menyusui, dan penyuluhan terpadu yang melibatkan tokoh agama dan tenaga kesehatan.

Keywords

Asi; etika keibuan; islam; pendidikan karakter; pemberian asi eklusif

Referensi