Paedagogie

Artikel

Rekonstruksi Paradigma Keilmuan Modern: Sintesis Induktivisme Bacon, Logika Kausal Mill, dan Positivisme Comte

Indriani Indriani , Sandi Wiyanto , Widia Widia , Nurhayati Nurhayati , Andi Ardiansyah , Amir Basari Zanki

Abstrak

Perkembangan metodologi ilmu pengetahuan modern menunjukkan adanya kecenderungan penggunaan pendekatan parsial yang memisahkan eksplorasi data, analisis kausal, dan verifikasi empiris, sehingga berpotensi menghasilkan reduksi epistemologis dalam praktik penelitian. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi paradigma keilmuan melalui sintesis induktivisme Francis Bacon, logika kausal John Stuart Mill, dan positivisme Auguste Comte sebagai kerangka metodologis yang integratif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis buku-buku primer karya Bacon, Mill, dan Comte serta artikel jurnal relevan terbitan lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui pendekatan komparatif untuk mengkaji fungsi, kekuatan, dan keterbatasan masing-masing paradigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induktivisme Bacon berperan penting dalam tahap eksplorasi dan identifikasi pola empiris, logika kausal Mill berfungsi sebagai mekanisme inferensial dalam penjelasan hubungan sebab-akibat, dan positivisme Comte berkontribusi pada tahap verifikasi serta legitimasi ilmiah. Pembahasan menegaskan bahwa integrasi ketiga pendekatan tersebut membentuk alur metodologis berjenjang yang lebih adaptif terhadap kompleksitas penelitian kontemporer. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya sintesis metodologis sebagai dasar pengembangan epistemologi modern dan sebagai rujukan dalam membangun kerangka metodologi interdisipliner yang komprehensif dan reflektif.

Keywords

Induktivisme; Kausalitas; Prositivisme; Paradigma Ilmu; Epistemologi Modern

Referensi

  1. Bacon, Francis. (1620). Novum Organum. London: William Pickering.
  2. Belkind, O. (2024). Induksi dan Prinsip-Prinsip Cinta dalam Filsafat Alam Francis Bacon. Jurnal Filsafat Umum Ilmu Pengetahuan, 56 , 23-46. https://doi.org/10.1007/s10838-024-09676-7
  3. Comte, Auguste. (1853). The Positive Philosophy. London: Chapman.
  4. Creswell, John W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
  5. De'a, Alexianus, Ledalero Adolfus Dua, Ledalero Alfonsius Tibo dan Ledalero Claudius M. L Wahang (2024). Ilmu pengetahuan dalam perspektif Francis Bacon dan upaya membangun kesadaran ilmiah manusia di tengah era disrupsi digital. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 8 (5). https://sejurnal.com/pub/index.php/jpim/article/view/1435
  6. Fuad, Rahmad, & Silfia Hanani. (2024). Auguste Comte's Positivism in Educational Decision Making.
  7. Journal of Advanced Islamic Educational Management, 4 (2). https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/JAIEM/article/view/24637
  8. George, Mary W. (2021). The Elements of Library Research. Princeton: Princeton University Press. Habibullah, Jumadil Awali, Ikhrom Norvaizi dan Desy Eka Citra Dewi. (2025). Implementasi Mixed Methods dalam Penelitian Pendidikan: Konsep dan Aplikasinya. Peradaban: Journal of
  9. Interdisciplinary Educational Research, 3 (1), 17-31. https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.245
  10. Idris, Mohammad, Riza Ibnu Adam, Yulrio Brianorman, Rinaldi Munir dan Dimitri Mahayana. (2022). Kebenaran dalam Perspektif Filsafat Ilmu Pengetahuan dan Implementasi dalam Data Science dan Machine Learning. Jurnal Filsafat Indonesia, 5 (2), 173-186. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JFI/article/view/42207
  11. Khairanis, Retisfa., & Aldi, Muhammad. (2025). Epistemologi filsafat ilmu: metode ilmiah dan non- ilmiah dalam penelitian. Penerbit Pusat Jurnal, 2(2), 1614-1628. https://doi.org/10.60145/jcp.v2i2.345
  12. Jubaedah, Siti, & Ela Hikmah Hayati. (2024). Epistemologi Positivisme Auguste Comte. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 6 (2), 121-138. http://dx.doi.org/10.24042/ijitp.v6i2.24108
  13. Krippendorff, Klaus. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.).
  14. Thousand Oaks: Sage Publications.
  15. Maulana, Zidan Abid. (2022). Konsep filsafat positivisme perspektif Auguste Comte. Jurnal El- Hamra: Kependidikan dan Kemasyarakatan, 7 (3), 31-40. https://ejournal.amertamedia.co.id/index.php/elhamra/article/view/275
  16. Mayadah, Ummy. (2020). Positivisme Auguste Comte. Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat, 2 (1), 1-12. https://journal2.uinjkt.ac.id/index.php/paradigma/article/download/26576/10414
  17. Mestika, Zed. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan dan Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana
  18. Prenada Media Group.
  19. Mill, John Stuart. (1843). A System of Logic: Ratiocinative and Inductive. London: John W. Parker. Noor, Irfan. (2023) Induksi sebagai Metode Ilmiah (Kajian tentang Filsafat Ilmu Francis Bacon).
  20. KHAZANAH, Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 8 (1). https://jurnal.uinantasari.ac.id/index.php/khazanah/article/view/3019?utm_source=cha tgpt.com
  21. Okasha, Samir. (2016). Philosophy of Science: A Very Short Introduction (2nd ed.). Oxford: Oxford University Press.
  22. Rahmadana, Arini, Nahadi dan Sjaeful Anwar. (2023). Induksi Enumeratif dan Koherentism dalam sains: Perspektif John Stuart Mill. SEARCH: Science Education Research Journal, 2 (1), 1-6. https://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/jaser/article/view/1274
  23. Roswantoro, Alim. (2023). Fisika sosial dan penyoalan eksistensi agama dalam positivisme Auguste Comte, dan kemungkinannya pada diskursus sosiologi agama. Jurnal Sosiologi Agama, 17 (2), 159-178. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/SosiologiAgama/article/view/162-07
  24. Setiawan, Priatna Agus. (2024). Positivisme sebagai era baru filsafat dan pengaruhnya dalam kajian
  25. sosial Islam. Al-Qalam: Jurnal Kajian Ilmu dan Keislaman, 30 (1), 118–131. https://www.journal.uiad.ac.id/index.php/al-qalam/article/download/3431/1358
  26. Suzuki, Takahiro & Masahide Horita. (2023). Revisiting J.S. Mill’s Methods: Causal Inference and
  27. Social Choice Theory. SSRN. https://ssrn.com/abstract=4603153
  28. Wisnu Wiradhany, Christiany Suwartono dan Sunu Bagaskara. (2024). CARE Principles to Encourage Adoptions of Open-Source Software in Behavioral Sciences. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 39 (1). https://doi.org/10.24123/aipj.v39i1.6157
  29. Yuda, Tauchid Komara, & Cahyani Widi Larasakti. (2024). Process-tracing dan prospeknya sebagai metode alternatif dalam penelitian ilmu sosial dan ilmu politik. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial, 6 (1), 1–17. https://jurnal.ugm.ac.id/v3/JSDS/article/view/14821