Paedagogie

Artikel

Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus: Studi Kasus

Riska Dwi Istiqomah , Nurfi Laili , Ghozali Rusyid Affandi

Abstrak

Keterlibatan ayah sangat penting untuk perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak, namun peran mereka dalam membesarkan anak berkebutuhan khusus masih minimal. Studi ini meneliti bentuk dan dinamika keterlibatan ayah dalam membesarkan anak berkebutuhan khusus yang berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak: faktor emosional, kognitif, sosial, dan perilaku. Studi ini meneliti bentuk dan dinamika keterlibatan ayah dalam membesarkan anak berkebutuhan khusus, dengan fokus pada faktor emosional, kognitif, sosial, dan perilaku yang memengaruhi keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengambilan sampel bertujuan, berdasarkan kriteria ayah dengan anak berkebutuhan khusus berusia 4 tahun atau lebih. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan observasi partisipan, diikuti oleh analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna dalam pengalaman ayah. Secara emosional, ayah mengalami syok, penolakan, dan ketakutan, yang menghambat perkembangan hubungan ayah dengan anak. Secara kognitif, ayah cenderung mendelegasikan tanggung jawab pengasuhan anak kepada ibu. Secara sosial, stigma dan rasa malu menyebabkan ayah menarik diri dari masyarakat. Keterlibatan perilaku tidak konsisten dan umumnya terbatas pada aktivitas sederhana. Hambatan penting meliputi peran gender tradisional, beban kerja, kurangnya informasi, dan kurangnya dukungan sosial. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi komprehensif yang berfokus pada keluarga, seperti program pendidikan, kelas pengasuhan anak, dan konseling psikologis, untuk meningkatkan keterlibatan ayah. Kebijakan yang peka terhadap gender juga dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan inklusif dalam membesarkan anak-anak berkebutuhan khusus.

Keywords

Anak Berkebutuhan Khusus; Keterlibatan Ayah; Pengasuhan

Referensi

  1. Aisyah Durrotun Nafisah, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, & Siti Nuzulia. (2023). The Impact of Father Involvement in the Early Childhood Problematic Behavior. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(1), 14–30. https://doi.org/10.21009/JPUD.171.02
  2. Asfari, H. (2022). Peran yang Terlupakan: Pengasuhan Ayah pada Keluarga dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Indonesia. Psyche 165 Journal, 1–6. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i1.140
  3. Astuti, V., & Masykur, A. M. (2015). PENGALAMAN KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK (STUDI KUALITATIF FENOMENOLOGIS). Jurnal EMPATI, 4(2), 65–70. https://doi.org/10.14710/empati.2015.14893
  4. Asy’ari, H., & Ariyanto, A. (n.d.). Aplikasi Teknik Behavior Activation untuk Meningkatkan Perilaku Tanggung Jawab dalam Paternal Involvement pada Ayah di Jabodetabek. 2.
  5. Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
  6. Bronfenbrenner, U. (n.d.). Ecology of the Family as a Context for Human Development: Research Perspectives.
  7. Cabrera, N. J., Volling, B. L., & Barr, R. (2018). Fathers Are Parents, Too! Widening the Lens on Parenting for Children’s Development. Child Development Perspectives, 12(3), 152–157. https://doi.org/10.1111/cdep.12275
  8. Drotar, D., Baskiewicz, A., Irvin, N., Kennell, J., & Klaus, M. (1975). The Adaptation of Parents to the Birth of an Infant With a Congenital Malformation: A Hypothetical Model. Pediatrics, 56(5), 710–717. https://doi.org/10.1542/peds.56.5.710
  9. Dunn, K., Kinnear, D., Jahoda, A., & McConnachie, A. (2019). Mental health and well-being of fathers of children with intellectual disabilities: Systematic review and meta-analysis. BJPsych Open, 5(6), e96. https://doi.org/10.1192/bjo.2019.75
  10. Esterilita, M., & Utami, N. N. (2024). KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI MENURUT PERSPEKTIF IBU. Journal of Social and Economics Research, 6(2), 13–24. https://doi.org/10.54783/jser.v6i2.579
  11. Finch, S., & Cumming, G. (2009). Putting Research in Context: Understanding Confidence Intervals from One or More Studies. Journal of Pediatric Psychology, 34(9), 903–916. https://doi.org/10.1093/jpepsy/jsn118
  12. Goode, W. J. (1960). A Theory of Role Strain. American Sociological Review, 25(4), 483. https://doi.org/10.2307/2092933
  13. Hardiningrum, A., Shari, D., Rihlah, J., & Rulyansah, A. (2023). Seminar Parenting Tentang Keterlibatan Ayah Dalam Mengasuh Anak Usia Dini. Indonesia Berdaya, 5(1), 27–32. https://doi.org/10.47679/ib.2024635
  14. Harefa, D., Harefa, S. E., & Herlina, E. S. (2023). TANTANGAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEMUA TINGKATAN SEKOLAH DASAR. 2.
  15. Khairani, M., Febrianti, Y. E., Pasaribu, Mhd. D., & Rosni, A. A. (2023). The Effectiveness of Fathers’ Roles in Early Childhood Parenting at TK Raudatul Qur’an. Journal of Educational Research and Practice, 1(1), 89–99. https://doi.org/10.70376/jerp.v1i1.105
  16. Khairun Nisa, Mambela, S., & Badiah, L. I. (2018). KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1632
  17. Kristiana, I. F. (2021). “To be meaningfulâ€, Pengasuhan Ayah yang Memiliki Anak Paraplegia.
  18. Lopez, S., McWhirter, A. C., Rosencrans, M., Giuliani, N. R., & McIntyre, L. L. (n.d.). Father Involvement with Children with Developmental Delays.
  19. McBride, B. A., Curtiss, S. J., Uchima, K., Laxman, D. J., Santos, R. M., Weglarz-Ward, J., Dyer, Wm. J., Jeans, L. M., & Kern, J. (2017). Father Involvement in Early Intervention: Exploring the Gap Between Service Providers’ Perceptions and Practices. Journal of Early Intervention, 39(2), 71–87. https://doi.org/10.1177/1053815116686118
  20. Nal Education and development. (2022).
  21. Puji Utami, R. D. L., Safitri, W., Bumi Pangesti, C., & Rakhmawati, N. (2021). PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD). Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 222–230. https://doi.org/10.34035/jk.v12i2.772
  22. Rahayu, P. D., & Lidamona, N. (2024). FATHER INVOLVEMENT IN EDUCATING EARLY CHILDHOOD CHILDREN IN TERNATE CITY.
  23. Sairah, S., & Chandra, A. (2022). Daycare dan Keterlibatan Ayah pada Pengasuhan Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4181–4188. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2498
  24. Sari, M., Nur, M., Sari, N., Rini, R. Y., & Risna, I. (2023). PERSEPSI AYAH TERHADAP PERAN DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 476–482. https://doi.org/10.37478/jpm.v4i3.3010
  25. Siahaan, M. K. (2022). Education For Children With Special Needs. 8(2).
  26. Smith, A. R. (2007). Manual Therapy: The Historical, Current, and Future Role in the Treatment of Pain. The Scientific World JOURNAL, 7, 109–120. https://doi.org/10.1100/tsw.2007.14
  27. Wahyuni, S., Novembli, M. S., & Hasanah, N. (2023). Sosialisasi Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dini. 1(2).
  28. Waroka, L. A., Nashori, F., & Rahmatullah, A. S. (n.d.). Keterlibatan Ayah Muslim dalam Pengasuhan Anak Usia Dini.
  29. Wedhayanti, G. C. (2024). PERAN AYAH (FATHERING) DALAM PENGASUHAN. Daiwi Widya, 11(1), 80–91. https://doi.org/10.37637/dw.v11i1.2016
  30. Wijayanti, R. M., & Fauziah, P. Y. (2020). KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 15(2), 95–106. https://doi.org/10.21009/JIV.1502.1
  31. Wulandari, S., & Anastasya, Y. A. (2023). Keterlibatan Ayah dalam Mengasuh Anak dengan Tunagrahita. JIPSI, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.37278/jipsi.v5i1.615