Paedagogie

Artikel

Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Memberdayakan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa

Feryda Indriyanti Putri , Esti Setiawati , Victor Novianto , Emi Tipuk Lestari

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan E-Modul berbasis PBL, serta untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan E-Modul berbasis PBL dalam memberdayakan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan dan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, dan evaluation). Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, kuesioner/angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan fokus pada validasi, kepraktisan, dan keefektifan produk baru, menggunakan metode deskriptif, evaluatif, dan eksperimental, dengan instrumen utama angket validasi ahli (media, materi, praktisi) dan angket respon pengguna (siswa/subjek uji coba) yang dianalisis menggunakan skala Likert dan persentase untuk menilai kelayakan produk, serta data kualitatif untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis PBL telah berhasil dikembangkan. E-Modul berbasis PBL valid dan layak digunakan dengan hasil validasi secara keseluruhan dari ahli media dalam kualifikasi “Sangat Baik” dengan rerata skor 96% dan “Layak digunakan dilapangan tanpa ada revisi” sedangkan hasil validasi secara keseluruhan dari ahli materi dalam kualifikasi “Sangat Baik” dengan rerata keseluruhan 97,4% dan “Layak digunakan dilapangan tanpa ada revisi”. E-Modul berbasis PBL praktis digunakan dengan hasil uji kepraktisan secara keseluruhan dari praktisi pendidikan dalam kualifikasi “Sangat Baik” dengan rata-rata skor 97,95% dan “Layak diujicoba lapangan tanpa revisi” sedangkan hasil uji kepraktisan dari kelompok pengguna yang diberikan kepada 36 siswa diperoleh rerata skor total sebesar 93,03% serta memiliki kualifikasi “Sangat Baik” dan “Layak Tanpa Revisi”. Penggunaan media ajar E-Modul berbasis PBL sangat efektif untuk memberdayakan kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan penggunaan media ajar power point, hal ini berdasarkan hasil uji ANCOVA, diperoleh nilai Sig. <0,001 (< 0,05).


Kata Kunci: E-Modul Berbasis PBL, Kemampuan Pemecahan Masalah

Keywords

E-Modul Berbasis PBL; Kemampuan Pemecahan Masalah; R&D

Referensi

  1. Abidin, Yunus. (2014). Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.
  2. Ahmadi, Abu & Widodo Supriyono. (2020). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Anas Sudijono. (2017). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Gravindo Persada.
  4. Andi, Prastowo. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
  5. Andriansyah, Ifana, dkk. (2023). Penerapan Model Project-Based Learning Berbantuan E-Modul pada Materi Pemrograman Web untuk Meningkatkan Logical Thinking Siswa. Computing and Education Technology Journal (CETJ), 3(2), 23-32.
  6. Arifin, Egi Gustomo. (2020). Problem Based Learning to Improve Critical Thinking. Social, Humanities, and Education Studies (SHEs), 3(4), 98-103.
  7. Arsyad, Azhar. (2016). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  8. Aspini, Ni Nyoman Arca. (2020). Implementasi Pembelajaran PBL Berbantuan Media Kartu Soal untuk Meningkatkan Kemampuan HOTS pada Siswa Kelas VI SD. Jurnal EDUTECH Universitas Pendidikan Ganesha, 8(1), 72-79.
  9. Baharudin dan Esa Nur Wahyuni. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  10. Chaeruman, U. A. (2015). Rencana Pembelajaran yang Mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
  11. Daryanto. (2014). Menyusun Modul Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Malang: Gava Media.
  12. Dewi, Made Sri Astika dan Nyoman Ayu Putri Lestari. (2020). E-Modul Interaktif Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP), 4(3), 433-441.
  13. Djamarah, Syaiful Bahri. (2015). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  14. Facione, F. A. (2015). Critical Thingking: What It Is and Why It Counts. Millbrae, California: Measured Reasons and The California Academic Press.
  15. Hamdani. (2017). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
  16. Hamzah, Amir. (2019). Metode Penelitian & Pengembangan (Research & Development) Uji Produk Kuantitatif dan Kualitatif Proses dan Hasil Dilengkapi Contoh Proposal Pengembangan Desain Uji Kualitatif dan Kuantitatif. Malang: CV Literasi Nusantara Abadi.
  17. Hastari, dkk. (2019). Pengembangan Modul Elektronik Berpendekatan Kontekstual pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. Jurnal EDUTECH Universitas Pendidikan Ganesha, 7(1), 36.
  18. Hendriana, Heris, dkk. (2018). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: Refika Aditama.
  19. Ibrahim, Muslimin. (2015). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press.
  20. Ichsan, I. Z., dkk. (2019). Environmental Learning Based on Higher Order Thinking Skills: A Needs Assessment. International Journal for Educational and Vocational Studies, 1(1), 21-24.
  21. Irmawati, dkk. (2023). Pemanfaatan E-Modul Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Canva pada Prodi Pendidikan Matematika dalam Proses Pembelajaran Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 145-152.
  22. Ismet Basuki & Hariyanto. (2017). Asesmen Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  23. Isnaini, Nurul. (2022). Validitas dan Kepraktisan E-Modul Berbasis Kontekstual Mata Pelajaran OTK Sarana dan Prasarana untuk Peserta Didik Program Keahlian Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 10(2), 157-166.
  24. Laili, I., Ganefri, & Usmeldi. (2019). Efektivitas Pengembangan E-Modul Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Instalasi. Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran, 3(3), 306-315.
  25. Magdalena, Ina, dkk. (2020). Analisis Bahan Ajar. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311-326.
  26. Muslim, Afrisal. (2022). Desain dan Uji Coba E-Modul Kimia Berbasis Flip Pdf Corporate pada Materi Titrasi Asam Basa Kelas XI SMK Muhammadiyah Negeri 1 Halmahera Tengah. Saintifik@ Jurnal Pendidikan MIPA, 7(1), 1-5.
  27. Nasrah dan A. Muafiah. (2020). Analisis Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Daring Mahasiswa Pada Masa Pandemik Covid-19. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 03(2), 207-213.
  28. NCTM. (2020). Standards for Secondary Mathematics Teacher. United States of America: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.
  29. Ngalimun. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
  30. Nurtjahyani, S. D., & Tutut, T. (2021). Uji Validitas Pengembangan E-Modul Bahan Ajar Biologi Pokok Bahasan Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan Berbasis Kvisoft Flipbook Maker untuk Siswa. ProsidingSNasPPM, 5(2), 309-313.
  31. Octavianis, R., dan Ranu, M. E. (2019). Pengembangan Buku Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian Fase EII OTKP di SMKN Mojoagung. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 07(02), 122-127.
  32. Pagan, Maria Merliana. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Proyek (Project Based Learning) Materi Suhu Kalor dan Perpindahan untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar dan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA/MA. Tesis. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.
  33. Pribadi, Benny A. (2014). Desain dan Pengembangan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi: Implementasi Model ADDIE. Jakarta: Prenadamedia Group.
  34. Puspitasari, R., Hamdani, D., & Risdianto, E. (2020). Pengembangan E-Modul Berbasis HOTS Berbantuan Flipbook Marker sebagai Bahan Ajar Alternatif Siswa SMA. Jurnal Kumparan Fisika, 3(3), 247-254.
  35. Risma, R. A. N. R. (2021). Pengembangan Instrumen Asesmen Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SMA Negeri 1 Kediri pada Materi Ekosistem. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P), 8(2), 64-71.
  36. Rusman. (2018). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
  37. Sabat, Alse Ona. (2022). Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Model Pembelajaran Oidde untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa pada Pokok Bahasan Aljabar di Kelas VII SMP. Tesis. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.
  38. Sapriya. (2017). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosda Karya.
  39. Sardiman. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
  40. Sidiq, Ricu dan Najuah. (2020). Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Android pada Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar. Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(1), 1-14.
  41. Simatupang, Rosmawaty. (2020). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Efficacy Siswa pada Pembelajaran Problem Based Learning. Paradikma Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 29-39.
  42. Sudjana, Nana. (2016). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  43. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: CV Alfabeta.
  44. Suharsimi Arikunto. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  45. Suherja, Afriantoni, dkk. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Pendekatan Kontekstual dengan Materi Hubungan Antar Komponen Ekosistem dan Jaring-jaring Makanan di Lingkungan Sekitar. JP3D (Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar), 5(2), 295-305.
  46. Sungkono, D. S., Wirasti, M. K., Suyanto, S., Sofyan, H., & Karsimin, A. (2019). Pengembangan Bahan Ajar. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
  47. Supriatna, Dadang. (2019). Pengenalan Media Pembelajaran: Bahan Ajar untuk Diklat E-Training PPPPTK dan PLB. Bandung: PPPPTK dan PLB.
  48. Suryani, N. Achmad dan S. Aditin, P. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  49. Sutiawan, Sony dan Ahmad Fauzan. (2021). Pengembangan Sumber Daya Manusia di Sekolah Alam Lampung. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 11(1), 39-49.
  50. Tamrongkunanan, Tanapon & Tanitteerapan, Tanes. (2020). Development of Required Knowledge and Skills among Students through Applied Learning Modules. International Journal of Instruction, 13(4), 695-714.
  51. Tan, O.-S. (2021). Problem-Based Learning Innovation: Using Problems to Power Learning in the 21st Century. Michigan: Gale Cengage Learning.
  52. Widayanti, Yesika. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning (PBL). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 12(1), 166.
  53. Winandari, Anita. (2022). Pengembangan E-Modul Berbasis Experiential Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Pengetahuan Concierge Siswa pada Pembelajaran Front Office di SMK Negeri 1 Magetan. Tesis. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.
  54. Zhafirah, Tsurayya, dkk. (2020). Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Hidrokarbon. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 12(2), 216-229.