Modal Sosial dan Pembentukan Karakter Religius Siswa: Studi Kualitatif di Sekolah Menengah Pertama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dalam pembentukan karakter religius siswa di tingkat sekolah menengah pertama. Pendekatam penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari waka kesiswaan, guru PAI BP kelas VII, dan sepuluh siswa kelas VII B. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan terhadap pembentukan karakter religius siswa melalui tiga dimensi utama. Pertama, jaringan sosial antara guru, siswa, orang tua, dan teman sebaya menciptakan sistem pengawasan bersama dan dukungan sosial yang memperkuat konsistensi pembiasaan religius baik di sekolah maupun di rumah. Kedua, norma sosial sekolah yang diwujudkan melalui tata tertib, budaya sekolah, dan pembiasaan keagamaan berfungsi sebagai instrumen pedagogis yang membentuk kebiasaan religius melalui mekanisme internalisasi nilai dan pembiasaan berkelanjutan. Ketiga, kepercayaan antara guru dan siswa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif yang memfasilitasi internalisasi nilai religius secara emosional, bukan sekadar kognitif. Dengan demikian, modal sosial berperan dalam pembentukan karakter religius siswa di tingkat sekolah menengah pertama, melalui kolaborasi sekolah dan keluarga, konsistensi penerapan norma, dan pembangunan kepercayaan guru dan siswa.
Keywords
Modal Sosia; Pendidikan Karakter; Karakter ReligiusReferensi
- Afifah, N. (2024). Urgensi Pendidikan Karakter Islami Pada Usia Remaja di Era Digital. Sanaamul Quran: Jurnal Wawasan Keislaman, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.62096/sq.v5i1.64
- Al-fitri. (2023). Pengukuran Modal Sosial. Yogyakarta: IDEA Press.
- Anam, M. K., & Hanif, M. (2025). Pendekatan Sosial-Religius dalam Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Moderasi Beragama Di SMP Raden Fatah Cimanggu. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 214–224. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.37884
- Andini, P. M. (2023). Pendidikan Karakter Sebagai Modal Sosial Pada Pembelajaran Sosiologi di SMA Negeri 3 Luwu Timur. Skripsi. Tidak diterbitkan. Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar.
- Atoullah, N. W., & Hanif, M. (2025). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Pengembangan Kepemimpinan Siswa Di Smp Darul Ulum Gombong Belik Pemalang. JIPP: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 07(1), 496–512.
- Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal OfSociology.
- Everton, S. F. (2019). Networks and Religion: Ties That Bind, Loose, Build-up, and Tear Down. Journal of Social Structure, 16(1), 1–34. https://doi.org/10.1017/9781108241748
- Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. New York: Simon & Schuster Paperbacks.
- Gaurifa, T. (2025). Penerapan Norma Religius Dalam Membentuk Perilaku Teladan Di Kalangan Siswa Sekolah Dasar. Counseling For All (Jurnal Bimbingan Dan Konseling), 5(1), 61–79. https://doi.org/10.57094/jubikon.v5i1.2644
- Hamidiyah, S. A., & Aripin, S. (2025). Degradasi Moral Remaja Muslim di Era Media Sosial dalam Perspektif Pendidikan Islam. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(5), 382–389. https://doi.org/10.5281/zenodo.17998328
- Handayani, T., Bakri, M., & Hakim, D. M. (2025). The role of social norms in practicing amr ma’ruf nahi munkar: A case study at Sabilurrasyad Pesantren. Abjadia : International Journal of Education, 10(2), 296–305. https://doi.org/10.18860/abj.v10i2.32575
- Hanif, M. (2018). Modal sosial dalam perbaikan mutu pendidikan. Yogyakarta: Lontar Mediatama.
- Hanif, M., & Asdlori. (2024). Resiliensi Sekolah Menengah Atas Swasta Islam pada Masa Pandemi Covid-19. Banyumas: Wawasan Ilmu.
- Hanif, M., & Astuti, D. I. (2017). Religiusitas dan Toleransi Antar Siswa Beda Agama pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Banyumas (Studi pada SMAN 2 Purwokerto). Jurnal Penelitian Agama, 18(2), 371–386. https://doi.org/10.24090/jpa.v18i2.2017.pp371-386
- Hanif, M., & Syarifah, L. N. (2022). Hermeneutika Adil Gender Menurut Ulama Kontemporer dalam Studi al-Qur’an. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 17(2), 181–200. https://doi.org/10.24090/yinyang.v17i2.6870
- Hidayah, N., & Subando, J. (2026). Implementation of School Rules in Shaping Students’Disciplinary Characte. TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 6(1), 952–960. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v6i1.8426
- Hikmat. (2025). Social Capital and Student Achievement : A Systematic Literature Review Of Family , Community and Institutional Influences. Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences, and Education (IJHSED), 2(1), 118–139. https://doi.org/10.54783/d0zr2n35
- Kholidin, K., & Hanif, M. (2025). Efisiensi Anggaran Dalam Manajemen Keuangan Sekolah Di Daerah Terpencil. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 452–473. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.37948
- Lestari, P. (2020). Peran Modal Sosial Dalam Membentuk Karakter Siswa di SD IT Salman Al Farisi 2 Yogyakarta. Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.21831/sakp.v9i1.17036
- Maryama, H., Sari, I. M., & Zulnida, E. F. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua , Guru dan Teman Terhadap Keterlibatan Siswa. Jurnal Psikologi Insight, 9(1), 81–90.
- Maselko, J., Hughes, C., & Cheney, R. (2011). Religious social capital: Its measurement and utility in the study of the social determinants of health. Social Science and Medicine, 73(5), 759–767. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2011.06.019
- Mishra, S. (2020). Social networks, social capital, social support and academic success in higher education: A systematic review with a special focus on ‘underrepresented’ students. Educational Research Review, 29. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2019.100307
- Musarofah, S., Nurhalim, M., & Hanif, M. (2020). Aplikasi Evaluasi Model CIPP Pada Program Keagamaan di SMK Ma’arif 1 Kroya. Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam, 6(2), 13–34.
- Muthmainah, N. A., Rahmat, M., Fakhruddin, A. (2025). The Influence of Family and School Religiosity on Students' Religious Intelligence in Senior High Schools and Islamic Senior High Schools. Khazanah Pendidikan Islam, 7(2), 195–208. https://doi.org/10.15575/kp.v7i2.47298
- Muttaqin, K. U., & Hanif, M. (2026). Implementasi Pendidikan Akhlak dalam Pembinaan Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 7(1), 37–44. https://doi.org/10.55583/jkip.v7i1.1847
- Ningsih, T. (2019). Pendidikan Multikultural: Pengembangan Karakter Siswa Berbasis Modal Sosial. Yogyakarta: Pustaka Senja.
- Putri, A., & Muthi, I. (2025). Upaya Meningkatkan Karakter Religiusitas Siswa Kelas I Sekolah Dasar melalui Habit for Me. Jurnal Pendidikan Dirgantara, 2(3), 78–87.
- Radu, B. M., Angi, D., & Burciu, R. (2019). Social Capital and Religion Across Different Contexts: a Critical Discussion on the Potential of Churches and Religious Organizations To Create Social Capital. Annals of the University of Bucharest / Political Science Series, 21(1–2), 25–41. https://nbn-resolving.org/urn:nbn:de:0168-ssoar-73931-5
- Rambe, N. (2024). Strategi Guru Dalam Internalisasi Nilai-Nilai Spiritual Bagi Siswa. ANALYSIS: JOURNAL OF EDUCATION, 2(2), 241–249. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/analysis
- Rochim, A. A., Khayati, A., Pangeran, I., Kusuma, D., & Bangsa, U. B. (2023). Role of Islamic Education Teachers in Shaping Students ’ Religious Character in the Digital Era : A Case Study of SDN 1 Kondangsari , Cirebon. HEUTAGOGIA Jurnal Islamic of Education, 3(2), 259–269. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/hjie.32-10
- Sari, E., & Hanif, M. (2026). Islamic Values-Based Curriculum Management in the Perspective of Islamic Educational Philosophy. Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 79–91. https://doi.org/10.38073/nidhomiyyah.v7i1.3717
- Sohail Tayyaba, Inam ul Haq, R. M. (2016). Significance of Social Capital in Developing Religiosity among University Students. Journal of Islamic Thought and Civilization(JITC), 6(1), 61–75. https://doi.org/https://doi.org/10.32350/jitc
- Sri Redjeki Slamet, Guntur Daryono, Gatot Lelono, F. O., & Henry Arianto, Ari Isnaeni Puspita , Radithya Cahya Rizqi, F. A. A. (2024). Nilai dan norma sebagai dasar membangun karakter. Abdimas, 10(1).
- Sudarmono. (2021). Pembangunan Modal Sosial. Bandung: Penerbit Rtujuh Media Printing.
- Suparjo, Suparjo, Hanif, M., & Senja, D. I. (2021). Developing Islamic Science Based Integrated Teaching Materials for Islamic Religious Education in Islamic High Schools. Pegem Journal of Education and Instruction, 11(4), 282–289. https://doi.org/10.47750/pegegog.11.04.27
- Windzio, M., & Kaminski, P. (2021). The dynamics of intergenerational closure and family networks of social cohesion. Frontiers in Sosiology. https://doi.org/10.3389/fsoc.2023.933216
- Yusuf, R., & Hanif, M. (2025). Parental Involvement Management In Enhancing The Quality Of Qur’anic Tahfidz Learning. JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management, 7(2), 92–105. https://doi.org/10.35719/jieman.v7i2.291