Analisis Integrasi Teknologi Digital pada Buku Kemendikbud untuk Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Indonesia pada Pemelajar BIPA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat integrasi teknologi digital dalam buku ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggunakan kerangka model SAMR (Substitution, Augmentation, Modification, Redefinition). Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap tujuh tingkatan buku ajar BIPA (Bahan Ajar 1 hingga Bahan Ajar 7). Pengumpulan data dilakukan melalui kajian dokumen terhadap seluruh unit dalam setiap buku ajar, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan setiap aktivitas teknologi ke dalam empat level SAMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar buku ajar BIPA berada pada level Substitusi, dengan penggunaan audio sebagai pengganti teks dialog konvensional sebagai pola dominan. Beberapa buku mencapai level Augmentasi melalui pemanfaatan internet sebagai referensi tambahan, serta level Modifikasi melalui akses media elektronik dan aplikasi daring. Hanya Bahan Ajar 6 dan Bahan Ajar 7 yang berhasil mencapai level Redefinisi, melalui penggunaan aplikasi MYOB dan tugas pembuatan video rekaman untuk platform digital. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam buku BIPA Kemendikbud masih bersifat substitutif dan perlu ditingkatkan ke level transformatif untuk mendukung kompetensi berbahasa yang lebih autentik dan relevan dengan kebutuhan era digital.