Paedagogie

Artikel

Analisis Pemecahan Masalah Matematis Siswa Soal Kontekstual AKM Ditinjau dari Tahap Polya

Fitria Afifah Aliya Putri , Adi Nurcahyo , Nuqthy Faiziyah

Abstrak

Kemampuan penyelesaian permasalahan matematis merupakan faktor utama pada implementasi Kurikulum Merdeka. Kemampuan ini dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) guna menilai kemampuan literasi dan numerik. Penelitian ini bertujuan guna memahami kemampuan siswa pada saat menyelesaikan permasalahan matematika soal kontekstual berbasis AKM. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Studi ini melibatkan 32 siswa di kelas VIII B SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, yang dipilih melalui metode purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen soal pemecahan permasalahan berbasis AKM. Selanjutnya, data dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu penguraian, penyajian, dan penarikan hasil. Data dianalisis dengan mengelompokkan kemampuan pemecahan siswa berdasarkan hasil rerata dan deviasi standar pada kategori tinggi, sedang dan rendah. Siswa yang berada dalam tingkatan tinggi dapat menyelesaikan seluruh tahapan dalam proses memecahkan permasalahan, seperti Memahami masalah, merancang strategi, mengimplementasikan strategi, dan Melihat hasil. Di sisi lain, siswa dengan tingkat sedang dapat menyelesaikan tiga tahap dari empat tahap Polya, yaitu memahami permasalahan, merancang strategi, dan mengimplementasikan strategi. Sementara itu, siswa pada tingkat rendah hanya berhasil memenuhi satu dari empat indikator yang ada, yaitu tahap memahami masalah.

Keywords

Masalah Matematis; Soal KOntekstual AKM; Tahapan Polya

Referensi

  1. Annizar, A. M., Maulyda, M. A., Khairunnisa, G. F., & Hijriani, L. (2020). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal PISA pada Topik Geometri. Jurnal Elemen, 6(1), 39–55. https://doi.org/10.29408/jel.v6i1.1688
  2. Apriasari, M., & Rejeki, S. (2020). Profil Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII Pada Penyelesaian Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Jurnal Riset Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM), 4(1), 23. https://doi.org/10.26740/jrpipm.v4n1.p23-36
  3. Arifin, Z., & Janan, T. (2023). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Pemecahan Soal Asesmen Kompetensi Minimum Numerasi Berdasarkan Teori Polya. AL JABAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 2(2), 52–59. https://doi.org/10.46773/aljabar.v2i2.702
  4. Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (15th ed.). Rineka Cipta.
  5. Halawati, F., & Laelasari, D. (2022). Mathematics Communication Ability In Mathematics Learning. Islamic Studies (ICoIS), 3(1), 72–81.
  6. Haryati, E., & Warmi, A. (2021). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Pembelajaran Daring. 5, 6661–6670.
  7. Hasanah, F. N. (2018). Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Segiempat dan Segitiga Kelas VII SMP Negeri 1 Gratak Tahun Ajaran 2017/2018. Naskah Publikasi, 1–13. http://eprints.ums.ac.id/70068/12/NASPUB.pdf
  8. Indriyani, F., Nurcahyono, N. A., & Agustiani, N. (2018). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berdasarkan Langkah Ideal Problem Solving. PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 7(2), 56–67. https://doi.org/10.33373/pythagoras.v7i2.1296
  9. Kania, N., & Ratnawulan, N. (2022). Kompetensi Matematika: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Menurut Polya. Journal of Research in Science and Mathematics Education (J-RSME), 1(1), 17–26. https://doi.org/10.56855/jrsme.v1i1.10
  10. Kiswanto, D., Arista, D., FItrah, J. I., Annisa, N. M., & Qomari, N. (2024). Implementasi Penilaian Acuan Norma (PAN) dan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dalam Pengolahan Hasil Belajar Siswa. Risalah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 10(3), 1207–1219.
  11. Mahmudah, W. (2018). Analysis of Student Errors in Solving Hots Type Math Problems Based on Newman’s Theory. Jurnal UJMC, 4(1), 49–56.
  12. Martiyono, Sulastini, R., & Handajani, S. (2021). Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) dalam Mewujudkan Sekolah Efektif di SMP Negeri 1 Kebumen - Kabupaten Kebumen Perspektif Manajemen Kurikulum dan Sistem Penilaian Martiyono1,. 5(2), 276–294. https://doi.org/10.33507/cakrawala.v5i2.397
  13. Mawardi, K., Arjudin, A., Turmuzi, M., & Azmi, S. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau dari Tahapan Polya. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 2(4), 1031–1048. https://doi.org/10.29303/griya.v2i4.260
  14. Midawati, M. (2022). Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Berdasarkan Langkah Polya. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 831–837. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i3.2589
  15. Muhaimin, L. H., Siswanto, R. D., Setiaputra, F. I., & Ridho, M. H. (2023). Students’ Mathematical Problem-Solving Process on Minimum Competency Assessment Test in the Context of Local Wisdom. Journal of Didactic Studies, 1(1), 23–35. https://ejournal.upi.edu/index.php/jds
  16. OECD. (2023). PISA 2022: Assessment and Analytical Framework. OECD Publishing. https://doi.org/https://doi.org/10.1787/dfe0bf9c-en
  17. Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method. Princenton University Press.
  18. Pradana, D. A. Y., & Murtiyasa, B. (2020). Kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita sistem persamaan linear ditinjau dari kemampuan penalaran. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 151–164. https://doi.org/10.21831/pg.v15i2.35419
  19. Ramalia, T., Muchlis, E. E., Susanto, E., & Cheng, A. Y. (2024). Exploration of Students’ Abilities in Solving Mathematical Literacy Problems on Geometry Material Using Polya’s Steps. International Journal of Geometry Research and Inventions in Education (Gradient), 1(2), 83–93. https://doi.org/10.56855/gradient.v1i2.1269
  20. Rambe, A. Y. F., & Afri, D. L. (2020). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Materi Barisan dan Deret. Jurnal Pendidikan Dan Matematika, 09(2), 175–187. https://doi.org/10.30821/axiom.v9i2.8069
  21. Rismen, S., Juwita, R., & Devinda, U. (2020a). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Impulsif. Jurnal Gantang, 5(1), 61–68. https://doi.org/10.31629/jg.v5i1.1579
  22. Rismen, S., Juwita, R., & Devinda, U. (2020b). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Impulsif. (1), 61–68.
  23. Rohim, D. C. (2021). Konsep Asesmen Kompetensi Minimum Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Sekolah Dasar untuk Siswa. 54–62. https://doi.org/10.23917/varidika.v33i1.14993
  24. Sinaga, B., Sitorus, J., & Situmeang, T. (2023). The influence of students’ problem-solving understanding and results of students’ mathematics learning. Frontiers in Education, 8(February), 1–9. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1088556
  25. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif ,Kualitatif,dan R&D (Sutopo, Ed.; 2nd Editio). Alfabeta.
  26. Ully, A. C., Hakim, D. L., Matematika, P., & Karawang, U. S. (2022). Kemampuan Literasi Matematis Siswa Pada Penyelesaian Soal Asesmen Kompetensi Minimum Numerasi. 8(4), 1318–1325. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i4.3505
  27. Yuristia, N., & Musdi, E. (2020). Analysis of Early Mathematical Problem-Solving Ability in Mathematics Learning for Junior High School Student. Journal of Physics: Conference Series, 1554(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1554/1/012026